MAJU BERSAMA

Formula Utama Sukseskan PembaTIK 2023

Berbagi praktik baik

Praktik baik yang sudah dihasilkan dibagikan dengan guru di sekolah dan juga sekolah lain.

Pembelajaran di Kelas

Inovasi perbelajaran berbasis digital.

Pembelajaran di Kelas

Murid mengakses materi dari berbagai platform digital yang disiapkan guru.

Tuesday, October 24, 2023

MAJU BERSAMA #7 : Berbagi Inovasi Pembelajaran di SMPN Tujuh Maret Hadakewa

Kegiatan berbagi ini di SMPN Tujuh Maret Hadakewa dilaksanakan pada Kamis, 19 Oktober 2023 pukul 08.00 WITA. Dalam kegiatan ini saya masih berkolaborasi bersama Sahabat Teknologi dari Kabupaten Lembata lainnya, yakni Ibu Nawangwulan Cahyaristi dari SMPN 1 Nubatukan dan Bapak Yohanes Kia Wuwur dari SMPN Satap Ilewutung.

Kedatangan kami disambut dengan baik oleh Kepala SMPN Tujuh Maret Hadakewa, Bapak Fransiskus Kaona. Beliau sangat mendukung inovasi pembelajaran yang kami lakukan dengan memanfaatkan TIK, sehingga beliau mengarahkan para guru untuk mengikuti dengan baik kegiatan berbagi yang kami lakukan. Selanjutnya, karena beliau memiliki urusan kedinasan yang harus dijalankan, maka beliau memandatkan wakil kepala sekolah untuk berkoordinasi selama kegiatan berbagi.

Pada kegiatan berbagi, terlebih dahulu saya memaparkan inovasi yang saya lakukan yakni pemanfaatan TIK menggunakan model pembelajaran SOLE (Self Organized Learning Environment) dengan mengangkat kearifan lokal. Dilanjutkan dengan Ibu Nawangwulan Cahyaristi  tentang inovasi pembelajaran memanfaatkan google site dan Bapak Yohanes Kia Wuwur tentang pemanfaatan TIK secara offline.


Dokumentasi Kegiatan Berbagi di SMPN Tujuh Maret Hadakewa


Kegiatan ini diikuti oleh 8 orang guru. Pada sesi diskusi, para guru sangat mengapresiasi berbagai inovasi yang kami lakukan. Para guru juga meminta kami untuk menjelaskan secara lebih dalam terkait salah satu platform yang kami gunakan yakni microsite. Oleh karena itu, selanjutnya kami bertiga memberikan penjelasan dan bimbingan diikuti praktik langsung tentang cara pembuatan microsite.

Kegiatan berbagi ini diikuti dengan penuh antusias oleh para guru. Para guru menjadikan inovasi yang kami buat sebagai salah satu referensi pengembangan pembelajaran, yang dilanjutkan dengan membuat media yang memudahkan guru dan murid dalam mengakses berbagai platform pendidikan seperti inovasi yang telah kami bagikan. Semangat untuk mengadopsi inovasi dalam pembelajaran sangat tinggi, dan ini adalah langkah positif menuju masa depan pendidikan yang lebih baik.


Berikut merupakan rekaman video kegiatan berbagi di SMPN Tujuh Maret Hadakewa


Berikut merupakan daftar hadir dan umpan balik kegiatan berbagi di SMPN Tujuh Maret Hadakewa


#PusdatinKemendikbudristek

#BLPTKemendikbudristek
#MerdekaBelajar
#PembaTIK2023
#SahabatTeknologiKemendikbudristek
#PlatformMerdekaMengajar

MAJU BERSAMA #6 : Berbagi Inovasi Pembelajaran di SD Inpres 1 Lewoleba

Kegiatan berbagi ini dilaksanakan secara luring pada Selasa, 17 Oktober 2023, bertempat di aula SD Inpres 1 Lewoleba. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA ini saya lakukan bersama Sahabat Teknologi dari Kabupaten Lembata lainnya, yakni Ibu Nawangwulan Cahyaristi dari SMPN 1 Nubatukan dan Bapak Yohanes Kia Wuwur dari SMPN Satap Ilewutung. Pada kegiatan ini, kami berbagi terkait inovasi pembelajaran yang telah kami lakukan.

Dalam sambutan yang disampaikan oleh Kepala SD Inpres 1 Lewoleba, Ibu Yuliana Lipa, beliau merasa senang karena melalui kegiatan ini dapat memberikan informasi kepada para guru tentang bagaimana pembelajaran dengan memanfaatkan TIK dan cara membuat media pembelajaran berbasis digital. Kepala sekolah merasa bahwa inovasi adalah kunci untuk memajukan pendidikan di sekolah, dan mereka ingin melihat guru-guru di sekolah ini terus berkembang.

Pada sesi berbagi, pemaparan pertama dilakukan oleh Ibu Nawangwulan Cahyaristi yang merupakan Guru Matematika. Beliau memaparkan mengenai inovasi pembelajaran yang dilakukan dengan memanfaatkan google site. Sesi berbagi dilanjutkan dengan pemaparan dari Bapak Yohanes Kia Wuwur yang merupakan Guru IPA. Beliau menceritakan tentang pemanfaatan TIK dalam pembelajaran yang dapat diakses secara offline.

Saya menjadi orang terakhir yang berbagi. Saya berbagi tentang inovasi pembelajaran dengan memanfaatkan berbagai platform teknologi dengan menggunakan model pembelajaran SOLE (Self Organized Learning Environment) dengan mengangkat kearifan lokal yang ada.


Dokumentasi Kegiatan Berbagi di SD Inpres 1 Lewoleba

Respon dari para guru akan inovasi yang kami bagikan sangat luar biasa. Para guru sangat bersemangat dan meminta kami untuk menjelaskan  dan mempraktikkan cara membuat media pembelajaran berbasis digital, yakni liveworksheet. Oleh karena itu, kami bertiga mulai membimbing para guru dari cara mendaftar pada platform liveworksheet hingga pada cara membuat dan mendesain lembar kerjanya.

Selama proses berbagi, 10 guru yang terlibat dalam kegiatan ini terlihat antusias dan bersemangat mencoba hal baru berkaitan dengan inovasi pembelajaran berbasis TIK. Semangat dari para guru ini juga turut menambah semangat kami untuk terus berbagi praktik baik inovasi pembelajaran.


Berikut merupakan rekaman video kegiatan berbagi praktik baik di SD Inpres 1 Lewoleba


Berikut merupakan daftar hadir dan umpan balik kegiatan berbagi praktik baik di SD Inpres 1 Lewoleba



#PusdatinKemendikbudristek
#BLPTKemendikbudristek
#MerdekaBelajar
#PembaTIK2023
#SahabatTeknologiKemendikbudristek
#PlatformMerdekaMengajar

 

MAJU BERSAMA #5 : Berbagi dan Berkolaborasi Bersama Sahabat Teknologi Lintas Provinsi

Berbagi dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja, tanpa mengenal batas. Oleh karena itu, saya bersama Sahabat Teknologi lintas provinsi menyelenggarakan Webinar Praktik Baik Pemanfaatan TIK dalam Implementasi Kurikulum Merdeka. Kegiatan ini diselenggarakan melalui Komunitas Garuda Batik 22 (Gerakan Guru Muda Berbagi TIK) yang beranggotakan Sahabat Teknologi dari berbagai Provinsi di Indonesia.

Flyer Berbagi Sahabat Teknologi Lintas Provinsi


Pada Senin, 16 Oktober 2023, pukul 19,00 WIB webinar dimulai dengan berkolaborasi bersama Ibu Hasaniah (Sahabat Teknologi Provinsi Sulawesi Barat), Bapak Marwan (Sahabat Teknologi Provinsi Sulawesi Selatan), dan Ibu Gusdepilast Junita Saragih (Sahabat Teknologi Provinsi Sumatera Utara). Dalam webinar ini juga turut hadir Bapak Ramlan Marbun (Duta Teknologi Kemendikbudristek Provinsi Sumatera Utara). Selain itu, Sahabat Teknologi Provinsi Jambi (Ibu Lili Suryani) dan Sahabat Teknologi Provinsi DIY (Ibu Rofiana) juga terlibat dalam webinar ini sebagai host dan moderator.

Dalam sambutan pembuka, Bapak Ramlan Marbuan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya webinar yang melibatkan Sahabat Teknologi dari berbagai provinsi di Indonesia. Beliau juga menyampaikan penguatan akan pentingya pemanfaatan TIK dalam pembelajaran di era saat ini.


Gambar Tangkapan Layar Virtual Meet Kegiatan Berbagi Lintas Provinsi

Sesi berbagi dimulai dari Ibu Hasaniah yang merupakan Guru Bahasa Inggris di SMP Matakali, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat. Beliau berbagi terkait inovasi pembelajaran yang dilakukan dengan memanfaatkan classroom. Sesi berbagi selanjutnya adalah oleh Bapak Marwan yang merupakan Guru Matematika di SMK Kehutanan Negeri Makasar Provinsi Sulawesi Selatan. Beliau menyampaikan inovasi pembelajaran matematika yang dilakukan secara menyenangkan dengan memanfaatkan TIK.

Sesi berbagi ketiga, dilakukan oleh saya. Saya berbagi terkait inovasi pembelajaran berbasis TIK yang saya lakukan dengan mengangkat kearifan lokal. Sesi berbagi yang terakhir disampaikan oleh Ibu Gusdepilast Junita Saragih yang merupakan Guru Informatika di SMA Negeri 1 Bilah Hulu, Provinsi Sumatera Utara. Beliau menyampaikan inovasi pembelajaran yang dilakukan dengan memanfaatkan multimedia pembelajaran interaktif.

Kegiatan ini diikuti oleh 23 orang peserta. Pada sesi diskusi, para peserta kegiatan memberikan pertanyaan terkait hal-hal teknis yang perlu dilakukan dalam mengembangkan media pembelajaran. Selain itu, peserta kegiatan juga memberikan apresiasi untuk webinar yang dilaksanakan, dengan harapan webinar ini tetap dilanjutkan dengan pelatihan membuat media pembelajaran agar dapat semakin berdampak bagi guru maupun murid.

Berikut merupakan rekaman Webinar Praktik Baik Pemanfaatan TIK dalam Implementasi Kurikulum Merdeka


Berikut merupakan daftar hadir dan umpan balik Webinar Praktik Baik Pemanfaatan TIK dalam Implementasi Kurikulum Merdeka


#PusdatinKemendikbudristek
#BLPTKemendikbudristek
#MerdekaBelajar
#PembaTIK2023
#SahabatTeknologiKemendikbudristek
#PlatformMerdekaMengajar


MAJU BERSAMA #4 : Bergerak dan Berbagi dari Sekolah Tempat Mengabdi, SD Inpres Ohe

Inisiatif berbagi praktik baik ini dimulai dari lingkungan sekolah tempat saya mengabdi. Hal ini dikarenakan segala sesuatu akan semakin berdampak jika dimulai dari lingkungan atau komunitas terdekat. Oleh karena itu, kegiatan berbagi pertama yang saya lakukan adalah di sekolah tempat saya mengajar, yakni SD Inpres Ohe.

Kegiatan berbagi ini dilakukan pada Sabtu, 14 Oktober 2023. Kegiatan dimulai dengan pengantar atau sambutan dari kepala sekolah. Kepala sekolah menyampaikan arahan tentang pentingnya memanfaatkan TIK dalam pembelajaran sebagai bentuk usaha menyesuaikan pembelajaran dengan perkembangan zaman.

Selanjutnya, saya berbagi terkait inovasi pembelajaran berbasis TIK menggunakan model pembelajaran SOLE (Self Organized Learning Environment) dengan mengangkat kearifan lokal yang saya lakukan. Dimulai dari bagaimana merancang pembelajaran berbasis digital, pemilihan model pembelajaran, hingga aplikasi atau platform pendidikan yang saya gunakan dalam pembelajaran. Kegiatan ini saya lakukan secara interaktif, sehingga kegiatan berbagi lebih bersifat terbuka dan komunikatif.

Dokumentasi Kegiatan Berbagi di SD Inpres Ohe

Pada sesi diskusi, para guru menceritakan mengenai pemanfaatan TIK yang mereka lakukan serta kendala yang dihadapi. Selain itu, para guru juga memberikan pertanyaan serta meminta penjelasan lebih lanjut terkait platform pendidikan yang saya gunakan. Oleh karena itu, selanjutnya kami bersama-sama berlatih menggunakan salah satu aplikasi yang saya manfaatkan yakni microsite dengan menggunakan s.id.

Kegiatan berbagi yang dilakukan ini diikuti oleh 10 guru dan tenaga kependidikan SD Inpres Ohe dengan penuh semangat. Karena saya juga merupakan bagian dari sekolah, maka kepala sekolah dan para guru optimis akan terus belajar dan mengembangkan diri dengan memanfaatkan berbagai perangkat TIK yang dapat mendukung terciptanya pembelajaran yang berkualitas. Saya meyakini bahwa berbagi inovasi praktik baik di sekolah tempat kita mengabdi adalah langkah yang tepat dan sangat berharga dalam mengembangkan pendidikan.


#PusdatinKemendikbudristek
#BLPTKemendikbudristek
#MerdekaBelajar
#PembaTIK2023
#SahabatTeknologiKemendikbudristek
#PlatformMerdekaMengajar


MAJU BERSAMA #3 : Membangun Sinergi Bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata

Dalam rangka menyukseskan kegiatan berbagi di sekolah lain yang ada di Kabupaten Lembata, maka saya bersama Sahabat Teknologi dari Kabupaten Lembata yakni Bapak Yohanes Kia Wuwur dan Ibu Nawangwulan Cahyaristi melakukan koordinasi bersama pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata.

Pada Selasa, 17 Oktober 2023, kami bertiga berkunjung ke Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata dan bertemu Bapak Suhartin Bungalaleng, Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) untuk berkoordinasi terkait rencana kegiatan berbagi yang akan kami lakukan.


Koordinasi Sahabat Teknologi Bersama Kepala Bidang GTK Dinas Pendidikan Kab. Lembata

Terlebih dahulu kami memberikan gambaran umum terkait kegiatan PembaTIK yang kami ikuti serta dampaknya bagi guru dan murid, dilanjutkan dengan rencana kegiatan yang akan dilakukan. Rupanya apa yang kami sampaikan sejalan dengan rencana dan pandangan Bapak Kepala Bidang GTK. Beliau juga menyoroti tentang pentingnya pemanfaatan TIK dalam pembelajaran. Sehingga rencana kegiatan kami ini disambut dengan baik dan mendapat dukungan penuh dari Bapak Kepala Bidang.

Selanjutnya kami berdiskusi untuk menentukan sekolah sasaran program kegiatan kami ini. Sehingga kami bersepakat untuk memilih dua sekolah yang terdiri dari jenjang Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama. Sekolah yang menjadi sasaran ini, yakni SD Inpres 1 Lewoleba dan SMPN Tujuh Maret Hadakewa.

Koordinasi bersama Dinas Pendidikan melalui Kepala Bidang GTK ini memudahkan kami dalam menjalankan kegiatan berbagi inovasi pembelajaran berbasis TIK. Sinergi dan dukungan dari Dinas Pendidikan semakin menguatkan kami untuk terus berinovasi dan berbagi praktik baik demi mewujudkan merdeka belajar.


#PusdatinKemendikbudristek
#BLPTKemendikbudristek
#MerdekaBelajar
#PembaTIK2023
#SahabatTeknologiKemendikbudristek
#PlatformMerdekaMengajar


MAJU BERSAMA #2 : Mendapatkan Dukungan Melalui Koordinasi Bersama Kepala Sekolah

Sebagai seorang guru, penting bagi kita untuk berkoordinasi bersama kepala sekolah. Koordinasi ini dilakukan demi menciptakan lingkungan kerja yang positif di sekolah. Oleh karena itu, saya perlu melakukan koordinasi dengan kepala SD Inpres Ohe demi mendapatkan dukungan dalam kegiatan PembaTIK Level 4 (Berbagi dan Berkolaborasi).

Pada Rabu, 11 Oktober 2023, saya bertemu dengan Kepala SD Inpres Ohe, yakni Bapak Gregorius Tede untuk menyampaikan terkait kegiatan PembaTIK Level 4 yang saya ikuti. Terlebih dahulu saya menyampaikan gambaran umum tentang kegiatan PembaTIK yang telah saya lewati. Saya juga menyampaikan tentang tujuan dan manfaat dari mengikuti kegiatan PembaTIK. Selain itu, saya memberikan contoh tentang implementasi dan karya yang dihasilkan melalui kegiatan PembaTIK serta dampaknya bagi peningkatan kualitas pembelajaran di kelas.

Dokumentasi Kegiatan Koordinasi Bersama Kepala Sekolah

Lebih lanjut dalam koordinasi bersama kepala sekolah ini, saya menyampaikan tentang rencana kegiatan saya pada PembaTIK Level 4, serta memohon dukungan dalam pemenuhan rencana kegiatan tersebut. Dari penyampaian saya, kepala sekolah memberikan kesempatan kepada saya untuk menjalankan rencana kegiatan yang telah saya buat. Selain itu, dukungan juga diberikan kepada saya agar sukses dalam penyelesaian kegiatan PembaTIK Level 4.

Selanjutnya, saya berdiskusi dengan kepala sekolah tentang rencana kegiatan berbagi yang akan dilakukan di sekolah saya, serta rencana mengaplikasikan konten berbagi yang saya buat agar semakin berdampak bagi guru dan murid.

Melalui kegiatan koordinasi yang saya lakukan bersama Kepala Sekolah, maka saya berhasil mendapatkan dukungan dan izin dalam menjalankan rencana kerja PembaTIK Level 4 yang ada. Oleh karena itu, koordinasi merupakan suatu hal penting yang wajib dilakukan oleh guru, sehingga dapat terbuka ruang untuk semakin kolaboratif demi meningkatkan kualitas pendidikan.


#PusdatinKemendikbudristek
#BLPTKemendikbudristek
#MerdekaBelajar
#PembaTIK2023
#SahabatTeknologiKemendikbudristek
#PlatformMerdekaMengajar


MAJU BERSAMA #1 : Kolaborasi dalam Perencanaan adalah Kunci Keberhasilan

Kolaborasi adalah kunci untuk memberikan dampak yang lebih besar dalam dunia pendidikan. Ketika kita berbagi ide, pengalaman, dan praktik baik, kita dapat menggabungkan kekuatan kita untuk menciptakan pendekatan yang lebih inovatif dalam pembelajaran. Kolaborasi juga memungkinkan kita untuk belajar satu sama lain dan terus memperbaiki diri. Ketika para pendidik berkolaborasi untuk berbagi praktik baik dalam pembelajaran, itulah saat inovasi benar-benar berkembang.

Kolaborasi Bersama Sahabat Teknologi Kabupaten Lembata

Dalam rangka menyukseskan kegiatan PembaTIK (Pembelajaran Berbasis TIK) Level 4, maka saya bersama Bapak Yohanes Kia Wuwur dan Ibu Nawangwulan Cahyaristi yang merupakan Sahabat Teknologi dari Kabupaten Lembata bersepakat untuk berkolaborasi bersama. Dalam upaya berkolaborasi, kami membentuk grup WhatsApp untuk memudahkan kami dalam berkomunikasi. Selanjutnya, kami mulai menyusun rencana dalam menjalankan kegiatan berbagi praktik inovasi pembelajaran. Penyusunan rencana ini kami laksanakan melalui pertemuan di Google Meet pada Senin, 9 Oktober 2023. Kami menyusun rencana berupa kegiatan, sasaran, waktu dan tempat, pihak yang terlibat, serta tugas dan peran kami dalam setiap kegiatan.

Gambar Tangkapan Layar Virtual Meet Sahabat PembaTIK Kabupaten Lembata

Kolaborasi kami tidak berhenti pada perencanaan saja, kami melanjutkan kolaborasi dengan bersama mempersiapkan berbagai kebutuhan dalam kegiatan praktik baik seperti flyer, daftar hadir, dan kelengkapan peralatan lain yang dibutuhkan. Flyer kegiatan kami buat secara kolaboratif melalui Canva for Education, begitu pula daftar hadir yang menggunakan Google Form.

Selanjutnya, kami menemui kepala sekolah kami masing-masing terkait rencana yang kami buat. Tidak hanya itu, kami juga bersama menemui pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata untuk menyampaikan rencana berbagi praktik inovasi pembelajaran. Setelah mendapat respon positif dari kepala sekolah masing-masing maupun dinas pendidikan, maka kami mulai berbagi baik secara luring maupun daring.


Kolaborasi Bersama Sahabat Teknologi Lintas Provinsi

Komunitas Garuda Batik 22 (Gerakan Guru Muda Berbagi TIK) merupakan komunitas yang beranggotakan Sahabat Teknologi dari berbagai provinsi. Kami yang tergabung di dalam komunitas ini merupakan alumni peserta PembaTIK Level 4 tahun 2022, yang masih terus berkomunikasi dan saling berbagi praktik baik dan informasi seputar pendidikan. Melalui komunitas ini, kami menyusun strategi berbagi secara daring.

Pada tanggal 8 Oktober 2023, kami melakukan virtual meeting melalui Google Meet untuk menjadwalkan rencana kegiatan berbagi. Kami bersepakat untuk melaksanakan webinar series (3 kali webinar) dari tanggal 14-16 Oktober 2023. Kami juga membagi tugas dan peran kami selama webinar tersebut. Tidak hanya perencanaan tapi dalam pelaksanaan kegiatan berbagi, kami saling mendukung bersama.

Gambar Tangkapan Layar Virtual Meeting Sahabat Teknologi Lintas Provinsi

Dalam setiap sesi berbagi, baik itu bersama Sahabat Teknologi Kabupaten Lembata maupun Sahabat Teknologi Lintas Provinsi (Komunitas Garuda Batik 22), kami selalu berkolaborasi sesuai dengan tugas dan peran yang telah kami sepakati. Kami saling melengkapi dan mengisi untuk setiap proses berbagi. Setelah selesai sesi berbagi, maka kami lakukan evaluasi agar dapat memperbaiki dan meningkatkan kualitas kegiatan berbagi.

Kolaborasi dalam setiap proses kegiatan berbagi praktik inovasi pembelajaran adalah langkah yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Dengan menggabungkan ide dan kompetensi, kami telah berhasil menciptakan pendekatan yang lebih inovatif dan beragam dalam pembelajaran. Kami percaya bahwa dengan kolaborasi, kita dapat menciptakan pengalaman pembelajaran yang lebih kaya dan bermakna, dan ini adalah langkah penting dalam memajukan pendidikan.

#PusdatinKemendikbudristek
#BLPTKemendikbudristek
#MerdekaBelajar
#PembaTIK2023
#SahabatTeknologiKemendikbudristek
#PlatformMerdekaMengajar