MAJU BERSAMA

Formula Utama Sukseskan PembaTIK 2023

Berbagi praktik baik

Praktik baik yang sudah dihasilkan dibagikan dengan guru di sekolah dan juga sekolah lain.

Pembelajaran di Kelas

Inovasi perbelajaran berbasis digital.

Pembelajaran di Kelas

Murid mengakses materi dari berbagai platform digital yang disiapkan guru.

Tuesday, October 24, 2023

MAJU BERSAMA #2 : Mendapatkan Dukungan Melalui Koordinasi Bersama Kepala Sekolah

Sebagai seorang guru, penting bagi kita untuk berkoordinasi bersama kepala sekolah. Koordinasi ini dilakukan demi menciptakan lingkungan kerja yang positif di sekolah. Oleh karena itu, saya perlu melakukan koordinasi dengan kepala SD Inpres Ohe demi mendapatkan dukungan dalam kegiatan PembaTIK Level 4 (Berbagi dan Berkolaborasi).

Pada Rabu, 11 Oktober 2023, saya bertemu dengan Kepala SD Inpres Ohe, yakni Bapak Gregorius Tede untuk menyampaikan terkait kegiatan PembaTIK Level 4 yang saya ikuti. Terlebih dahulu saya menyampaikan gambaran umum tentang kegiatan PembaTIK yang telah saya lewati. Saya juga menyampaikan tentang tujuan dan manfaat dari mengikuti kegiatan PembaTIK. Selain itu, saya memberikan contoh tentang implementasi dan karya yang dihasilkan melalui kegiatan PembaTIK serta dampaknya bagi peningkatan kualitas pembelajaran di kelas.

Dokumentasi Kegiatan Koordinasi Bersama Kepala Sekolah

Lebih lanjut dalam koordinasi bersama kepala sekolah ini, saya menyampaikan tentang rencana kegiatan saya pada PembaTIK Level 4, serta memohon dukungan dalam pemenuhan rencana kegiatan tersebut. Dari penyampaian saya, kepala sekolah memberikan kesempatan kepada saya untuk menjalankan rencana kegiatan yang telah saya buat. Selain itu, dukungan juga diberikan kepada saya agar sukses dalam penyelesaian kegiatan PembaTIK Level 4.

Selanjutnya, saya berdiskusi dengan kepala sekolah tentang rencana kegiatan berbagi yang akan dilakukan di sekolah saya, serta rencana mengaplikasikan konten berbagi yang saya buat agar semakin berdampak bagi guru dan murid.

Melalui kegiatan koordinasi yang saya lakukan bersama Kepala Sekolah, maka saya berhasil mendapatkan dukungan dan izin dalam menjalankan rencana kerja PembaTIK Level 4 yang ada. Oleh karena itu, koordinasi merupakan suatu hal penting yang wajib dilakukan oleh guru, sehingga dapat terbuka ruang untuk semakin kolaboratif demi meningkatkan kualitas pendidikan.


#PusdatinKemendikbudristek
#BLPTKemendikbudristek
#MerdekaBelajar
#PembaTIK2023
#SahabatTeknologiKemendikbudristek
#PlatformMerdekaMengajar


MAJU BERSAMA #1 : Kolaborasi dalam Perencanaan adalah Kunci Keberhasilan

Kolaborasi adalah kunci untuk memberikan dampak yang lebih besar dalam dunia pendidikan. Ketika kita berbagi ide, pengalaman, dan praktik baik, kita dapat menggabungkan kekuatan kita untuk menciptakan pendekatan yang lebih inovatif dalam pembelajaran. Kolaborasi juga memungkinkan kita untuk belajar satu sama lain dan terus memperbaiki diri. Ketika para pendidik berkolaborasi untuk berbagi praktik baik dalam pembelajaran, itulah saat inovasi benar-benar berkembang.

Kolaborasi Bersama Sahabat Teknologi Kabupaten Lembata

Dalam rangka menyukseskan kegiatan PembaTIK (Pembelajaran Berbasis TIK) Level 4, maka saya bersama Bapak Yohanes Kia Wuwur dan Ibu Nawangwulan Cahyaristi yang merupakan Sahabat Teknologi dari Kabupaten Lembata bersepakat untuk berkolaborasi bersama. Dalam upaya berkolaborasi, kami membentuk grup WhatsApp untuk memudahkan kami dalam berkomunikasi. Selanjutnya, kami mulai menyusun rencana dalam menjalankan kegiatan berbagi praktik inovasi pembelajaran. Penyusunan rencana ini kami laksanakan melalui pertemuan di Google Meet pada Senin, 9 Oktober 2023. Kami menyusun rencana berupa kegiatan, sasaran, waktu dan tempat, pihak yang terlibat, serta tugas dan peran kami dalam setiap kegiatan.

Gambar Tangkapan Layar Virtual Meet Sahabat PembaTIK Kabupaten Lembata

Kolaborasi kami tidak berhenti pada perencanaan saja, kami melanjutkan kolaborasi dengan bersama mempersiapkan berbagai kebutuhan dalam kegiatan praktik baik seperti flyer, daftar hadir, dan kelengkapan peralatan lain yang dibutuhkan. Flyer kegiatan kami buat secara kolaboratif melalui Canva for Education, begitu pula daftar hadir yang menggunakan Google Form.

Selanjutnya, kami menemui kepala sekolah kami masing-masing terkait rencana yang kami buat. Tidak hanya itu, kami juga bersama menemui pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata untuk menyampaikan rencana berbagi praktik inovasi pembelajaran. Setelah mendapat respon positif dari kepala sekolah masing-masing maupun dinas pendidikan, maka kami mulai berbagi baik secara luring maupun daring.


Kolaborasi Bersama Sahabat Teknologi Lintas Provinsi

Komunitas Garuda Batik 22 (Gerakan Guru Muda Berbagi TIK) merupakan komunitas yang beranggotakan Sahabat Teknologi dari berbagai provinsi. Kami yang tergabung di dalam komunitas ini merupakan alumni peserta PembaTIK Level 4 tahun 2022, yang masih terus berkomunikasi dan saling berbagi praktik baik dan informasi seputar pendidikan. Melalui komunitas ini, kami menyusun strategi berbagi secara daring.

Pada tanggal 8 Oktober 2023, kami melakukan virtual meeting melalui Google Meet untuk menjadwalkan rencana kegiatan berbagi. Kami bersepakat untuk melaksanakan webinar series (3 kali webinar) dari tanggal 14-16 Oktober 2023. Kami juga membagi tugas dan peran kami selama webinar tersebut. Tidak hanya perencanaan tapi dalam pelaksanaan kegiatan berbagi, kami saling mendukung bersama.

Gambar Tangkapan Layar Virtual Meeting Sahabat Teknologi Lintas Provinsi

Dalam setiap sesi berbagi, baik itu bersama Sahabat Teknologi Kabupaten Lembata maupun Sahabat Teknologi Lintas Provinsi (Komunitas Garuda Batik 22), kami selalu berkolaborasi sesuai dengan tugas dan peran yang telah kami sepakati. Kami saling melengkapi dan mengisi untuk setiap proses berbagi. Setelah selesai sesi berbagi, maka kami lakukan evaluasi agar dapat memperbaiki dan meningkatkan kualitas kegiatan berbagi.

Kolaborasi dalam setiap proses kegiatan berbagi praktik inovasi pembelajaran adalah langkah yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Dengan menggabungkan ide dan kompetensi, kami telah berhasil menciptakan pendekatan yang lebih inovatif dan beragam dalam pembelajaran. Kami percaya bahwa dengan kolaborasi, kita dapat menciptakan pengalaman pembelajaran yang lebih kaya dan bermakna, dan ini adalah langkah penting dalam memajukan pendidikan.

#PusdatinKemendikbudristek
#BLPTKemendikbudristek
#MerdekaBelajar
#PembaTIK2023
#SahabatTeknologiKemendikbudristek
#PlatformMerdekaMengajar


Monday, October 31, 2022

SRB BERAKSI (Sahabat Rumah Belajar BERbagi prAKtik inovaSI)

Praktik baik inovasi pembelajaran perlu dilakukan oleh seorang guru. Praktik baik itu akan memberikan dampak positif terutama kepada siswa. Selain itu, praktik baik itu juga dapat bermanfaat bagi guru lain jika praktik baik itu kita bagikan. Oleh karena itu, melalui kegiatan Pembelajaran Berbasis TIK (PEMBATIK) 2022 ini saya akan berkolaborasi dan berbagi tentang praktik baik yang sudah saya lakukan.

Kegiatan berbagi saya lakukan secara mandiri dan juga dengan berkolaborasi bersama Sahabat Rumah Belajar baik dari Provinsi Nusa Tenggara Timur maupun dengan Sahabat Rumah Belajar dari provinsi lain.

1. Kegiatan BERAKSI di SD Inpres Ohe

Kegiatan berbagi akan semakin berdampak jika mulai dari orang atau komunitas yang terdekat dengan kita. Oleh karena itu, kegiatan berbagi yang pertama kali saya lakukan adalah di tempat saya mengajar, yakni SD Inpres Ohe. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 24 Oktober 2022.  Pada kesempatan ini, saya berbagi dengan rekan guru di sekolah tentang inovasi pembelajaran yang saya lakukan. Selanjutnya melalui diskusi dan sharing, para guru menyampaikan tentang pengalaman mengajar mereka dan mengaitkan dengan TIK. Selain itu, inovasi praktik baik yang saya lakukan menjadi referensi bagi mereka dalam mengembangkan suatu pembelajaran berbasis digital.



2. Kegiatan BERAKSI di SMP Negeri 1 Ile Ape Timur

Kegiatan berbagi ini saya lakukan secara luring di SMP Negeri 1 Ile Ape Timur pada tanggal 25 Oktober 2022. Kegiatan ini saya lakukan dengan berkolaborasi bersama dua Sahabat Rumah Belajar NTT dari Kabupaten Lembata.

Sebelum melakukan kegiatan berbagi ini, kami terlebih dahulu berkolaborasi bersama melalui Canva untuk mendesain flyer kegiatan pengimbasan.


Kegiatan berbagi ini diawali dengan sambutan Kepala Sekolah, Bapak Kristoforus Lera yang menyambut baik kegiatan berbagi praktik baik ini. Selanjutnya masing-masing dari kami bertiga mulai menceritakan mengenai pengalaman kami melakukan inovasi pembelajaran berbasis TIK dengan memanfaatkan Portal Rumah Belajar dan Platform Merdeka Mengajar.

Kegiatan ini mendapat respon yang baik dari para guru di SMPN 1 Ile Ape Timur. Para guru sangat antusias dengan kedatangan kami dalam berbagi praktik baik ini. Kepala sekolah dan guru berharap agar kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini saja, tetapi terus dilanjutkan agar para guru dapat terus saling berbagi pengalaman dalam berinovasi sehingg dapat memberikan suatu proses pembelajaran yang bermakna bagi siswa.


3. Kegitan BERAKSI Secara Daring Lintas Provinsi

Kegiatan secara daring ini dilakukan pada tanggal 29 Oktober 2022. Kegiatan berbagi secara daring saya lakukan dengan berkolaborasi dengan Sahabat Rumah Belajar dari Provinsi Kalimantan Barat dan Sulawesi Utara serta SRB dari kabupaten Lembata provinsi Nusa Tenggara Timur.

Selain itu, kami juga mengundang Bapak Saleh Sarifudin (Pusdatin Kemdikbudristek), Bapak Hyronimus Lado (Duta Rumah Belajar Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2021) dan Bapak Gabriel Serani (Dosen STKIP Persada Katulistiwa Sintang – Kalimantan Barat) sebagai guest speaker dalam kegiatan berbagi praktik baik yang dilakukan.



Adapun pelaksanaan kegiatan yang telah saya lakukan dapat dilihat melalui vlog berikut ini.


Demikian merupakan kegiatan berbagi praktik baik yang telah saya lakukan. Semoga melalui kegiatan berbagi yang kami lakukan, dapat menjadi referensi bagi para guru untuk mengembangkan inovasi dalam proses pembelajaran.

"Percayalah apa yang kamu bagikan membuat perbedaan" (John C. Maxwell)


#PusdatinKemendikbudristek 
#MerdekaBelajar 
#PembaTIK202 
#DutaTeknologiKemendikbudristek 
#RumahBelajar2022  
#PlatformMerdekaMengajar 
#BerbagiTIK

Inovasi Pembelajaran Berbasis TIK dengan Mengangkat Kearifan Lokal

MENGAPA PERLU ADANYA INOVASI DALAM PEMBELAJARAN?

Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) saat ini telah menyebabkan banyak perubahan di berbagai bidang. Perubahan karena perkembangan TIK ini juga dialami di dalam dunia pendidikan. Arus pergerakan informasi yang cepat melalui TIK sangat berpengaruh pada proses pembelajaran di kelas. Oleh karena itu, kita sebagai guru harus mampu memanfaatkan perkembangan digital yang ada dengan melakukan inovasi pembelajaran berbasis digital.

Inovasi pembelajaran dengan memanfaatkan media digital merupakan suatu proses belajar siswa yang dirancang dan dikembangkan dengan berbagai cara yang kreatif serta dengan berbagai pendekatan agar dapat menciptakan proses pembelajaran yang kondusif terhadap siswa dengan menggunakan perantara internet atau media digital.

Untuk dapat melakukan inovasi pembelajaran, terdapat 4 langkah yang harus dilakukan antara lain adalah sebagai berikut.

1. Identifikasi kondisi sosial siswa

2. Lakukan dialog dengan siswa untuk merancang pembelajaran

3. Akivitas siswa lebih ditonjolkan dalam pembelajaran

4. Gunakan lingkungan sebagai media pembelajaran

Penerapan inovasi dalam proses pembelajaran penting untuk dilakukan agar membuat pembelajaran menjadi lebih bermakna dan menyenangkan bagi siswa. Dengan melalukan inovasi pembelajaran maka dapat meningkatkan kualitas dan pencapaian tujuan pembelajaran.

 

INOVASI PEMBELAJARAN MEMANFAATKAN PORTAL RUMAH BELAJAR + PLATFORM MERDEKA MENGAJAR + LIVE WORKSHEET + QUIZIZZ DENGAN MENGANGKAT KEARIFAN LOKAL

Saat ini saya merupakan guru kelas V di  SD Inpres Ohe, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sebagai guru di sekolah dasar, pembelajaran berbasis tekonologi/digital harus sudah mulai dilakukan. Berikut adalah salah satu inovasi pembelajaran yang saya lakukan dengan memanfaatkan TIK dan mengintegrasikan kearifan lokal di dalamnya.



Sebelum melaksanakan pembelajaran, tentunya seorang guru harus mendesain proses pembelajaran dengan perangkat ajar yang jelas. Oleh karena itu, saya memanfaatkan Platform Merdeka Mengajar dengan fitur video inspirasi dan bukti karya untuk menemukan referensi inovasi pembelajaran. Selain itu, untuk membantu saya dalam membuat perangkat ajar, saya memanfaatkan fitur perangkat ajar. Berdasarkan referensi yang ada tersebut, saya kemudian mendesain atau menyesuaikannya dengan karakteristik siswa maupun sekolah saya.

Salah satu materi yang saya ajarkan di kelas V adalah tentang sistem pencernaan manusia pada mata pelajaran IPA tema Makanan Sehat. Dalam pembelajaran ini, saya menggunakan model pembelajaran Self Organized Learning Environment (SOLE).

Untuk dapat mengembangkan pembelajaran, saya juga memanfaatkan Portal Rumah Belajar, khususnya pada fitur sumber belajar dan buku sekolah elektronik. Pada fitur sumber belajar, saya menggunakan video pembelajaran yang sesuai dengan materi yang saya ajarkan. Selain itu, saya juga menggunakan fitur buku sekolah elektronik sebagai referensi bagi siswa.

Proses pembelajaran saya lakukan dengan memanfaatkan Live Worksheet yang diakses melalui chromebook. Di dalam Live Worksheet tersebut sudah saya tautkan link video yang saya ambil dari fitur Sumber Belajar pada Portal Rumah Belajar. Selain itu, saya juga menautkan link refrensi materi yang saya ambil dari fitur Buku Sekolah Elektronik pada Portal Rumah Belajar. Ada pun setelah siswa mengamati video dan referensi materi yang telah saya tautkan, siswa mengerjakan Lembar Kerja Siswa yang sudah saya masukkan ke dalam Live Worksheet.

Dalam pembelajaran ini juga saya berusaha mengangkat salah satu kearifan lokal yang ada yakni tentang makanan lokal. Makanan lokal ini saya kaitkan dengan materi sistem pencernaan terkait makanan yang bergizi sebagai salah satu cara menjaga kesehatan tubuh/sistem pencernaan manusia. Siswa melalui diskusi dengan menggunakan Live Worksheet diminta untuk menggali informasi tentang kandungan/gizi pada makanan lokal yang ada.

Setelah berdiskusi, siswa kemudian mempresentasikan hasil kerjanya di depan kelas untuk mendapat tanggapan atau masukkan dari teman-temannya maupun dari guru. Selanjutnya dilakukan penguatan pada materi pembelajaran yang telah dilaksanakan.

Untuk mengecek pemahaman siswa tentang materi yang diajarkan maka siswa selanjutnya mengerjakan soal evaluasi. Agar evaluasi berjalan dengan menarik, maka saya menggunakan Quizizz dalam proses evaluasi pembelajaran.

Melalui pembelajaran yang saya lakukan dengan memanfaatkan model pembelajaran SOLE maka siswa tertantang untuk menginvestigasi atau menggali informasi tentang materi pembelajan dari berbagai sumber belajar. Selain itu, siswa terlihat lebih senang dan bersemangat dalam mengikuti pembelajaran dikarenakan saya menggunakan teknologi dalam proses pembelajaran. Siswa dapat menonton video pembelajaran yang menarik dan juga dapat mencari informasi tentang materi melalui referensi buku sekolah elektronik yang ada. Ada pun LKS yang diberikan lewat Live Worksheet dalam bentuk digital membuat siswa semakin bersemangat untuk mengerjakan tugas yang diberikan dalam LKS. Selain itu, dengan mengangkat kearifan lokal berupa makanan lokal membuat siswa merasa bahwa materi yang diajarkan dekat dengan kehidupan mereka dan membuat mereka dapat semakin menggali kearifan lokal yang ada di tempat tinggal mereka. Keberhasilan pembelajaran yang dilaksanakan ini juga dapat terlihat melalui hasil evaluasi yang menunjukkan nilai siswa yang memenuhi target pembelajaran.

Inovasi pembelajaran yang saya lakukan dapat dilihat melalui video berikut ini.



Demikianlah contoh inovasi pembelajaran kolaboratif berbasis TIK dengan mengangkat kearifan lokal yang saya lakukan. Semoga dapat menjadi referensi bagi sahabat sekalian dalam mendesain pembelajaran yang inovatif bagi siswa.

Sebagai upaya berkolaborasi dan bertransformasi menumbuhkan ekosistem digital menuju merdeka mengajar maka saya berkolaborasi dengan Sahabat Rumah Belajar lainnya untuk berkolaborasi dan berbagi praktik baik yang saya lakukan kepada rekan-rekan guru lain agar dapat menjadi referensi bagi guru lain dalam melakukan inovasi daam pembelajaran.

Kegiatan berbagi dan berkolaborasi dapat diakses melalui link berikut ini.

SRB BERAKSI (Sahabat Rumah Belajar BERbagi prAKtik inovaSI)


#PusdatinKemendikbudristek 
#MerdekaBelajar 
#PembaTIK202 
#DutaTeknologiKemendikbudristek 
#RumahBelajar2022  
#PlatformMerdekaMengajar 
#BerbagiTIK

Saturday, October 29, 2022

Tentang Saya





Nama              : Antonius Trisanto Tukan, S.Pd.Gr.                                    

Unit Kerja        : SD Inpres Ohe                        
Jabatan           : Guru Kelas                
email              : antoniustukan6496@gmail.com    

Wednesday, October 21, 2020

VLOG Inovasi Pembelajaran Memanfaatkan Portal Rumah Belajar

Halo Sahabat Rumah Belajar.

Vlog adalah suatu video dokumentasi yang berisikan informasi tertentu. Kini semakin banyak orang yang membuat vlog karena video merupakan jenis media yang menarik karena menampilkan audio dan visual yang menjadikan suatu informasi mudah dipahami. Dalam dunia pendidikan, tentu saja vlog juga dapat dilakukan. Salah satunya adalah vlog terkait inovasi-inovasi pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Melalui vlog tersebut, tentu dapat membantu sesama guru yang lain untuk mendapatkan ide atau informasi dan inovasi dalam pelaksanaan proses pembelajaran.

Sebagai seorang guru, saya juga tertarik untuk membuat vlog inovasi pembelajaran. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi "Vlog Inovasi Pembelajaran Memanfaatkan Portal Rumah Belajar" yang saya lakukan di sekolah saya, SD Inpres Ohe, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata.

Tugas Pembatik Level 4 (Inovasi Pembelajaran Memanfaatkan Portal Rumah Belajar)

  

Demikian vlog yang saya buat. Semoga vlog yang  ini dapat bermanfaat bagi sahabat rumah belajar. Mari kita bersama terus belajar melalui Portal Rumah Belajar yang dapat diakses melalui https://belajar.kemdikbud.go.id/
Salam Rumah Belajar "Belajar di Mana Saja, Kapan Saja, dengan Siapa Saja".

Merdeka Belajarnya

Rumah Belajar Portalnya

Maju Indonesia

 

#PusdatinKemendikbud

#PembaTIK2020

#DutaRumahBelajar2020

#RumahBelajar2020

#BerbagiTIK



Sosialisasi Inovasi Pembelajaran Memanfaatkan Portal Rumah Belajar

Halo Sahabat Rumah Belajar

Pembelajaran terus mengalami perubahan seiring dengan perkembangan zaman yang ada. Di abad 21 dan era industri 4.0 ini menuntut perlunya mengintegrasikan TIK dalam proses pembelajaran. Oleh karenanya, guru juga dituntut untuk terus berkembang sesuai dengan tuntutan yang ada. Guru harus bisa melakukan inovasi dalam proses pembelajaran. Dalam rangka melakukan inovasi pembelajaran, Rumah Belajar dapat menjadi salah satu alternatif terbaik bagi guru dan siswa karena selain memiliki fitur yang lengkap, juga dapat digunakan secara gratis. Rumah Belajar adalah portal pembelajaran yang menyediakan bahan serta fasilitas komunikasi yang mendukung interaksi antar siswa. Rumah belajar adalah produk dari Pusdatin Kemdikbud yang dapat diakses melalui https://belajar.kemdikbud.go.id/.

Rumah Belajar sudah diluncurkan sejak tahun 2011 dan terus berkembang hingga saat ini. Akan tetapi, di Kabupaten Lembata banyak yang masih belum mengenal mengenai Rumah Belajar. Ada yang sudah mengetahui tentang Rumah Belajar tetapi belum memanfaatkannya dalam proses pembelajaran. Hal tersebut membuat saya merasa perlu untuk melakukan sosialisasi inovasi pembelajaran memanfaatkan Portal Rumah Belajar. Kegiatan sosialisasi ini saya lakukan secara tatap muka dengan berkolaborasi bersama SRB Kabupaten Lembata, Bapak Emanuel Begu, S.Pd.,Gr.

Dalam kegiatan tatap muka ini, saya berbagi terkait materi tentang “Inovasi Pembelajaran Memanfaatkan Portal Rumah Belajar Khususnya Pada Fitur Sumber Belajar dan Fitur Laboratorium Maya” antara lain dengan menggunakan strategi resource-based learning, strategi simulation based learning, serta memanfaatkan model-model pembeajaran inovatif seperti discovery – inquiry learning, flipped classroom, blended learning, dan self organized learning environments. Sementara itu, Bapak Emanuel Begu berbagi materi tentang “Inovasi Pembelajaran Memanfaatkan Portal Rumah Belajar Khususnya Pada Fitur Bank Soal dan Kelas Maya”. Kegiatan Sosialisasi tatap muka ini dilakukan di 4 sekolah dengan jumlah peserta sebanyak 65 peserta. Adapun rincian kegiatan sosialisasi secara tatap muka yang dilakukan adalah sebagai berikut.

1. Tatap Muka 1 “Berbagi Inovasi di SMP Negeri 1 Ile Ape Timur”

 


Kegiatan tatap muka pertama di SMP Negeri 1 Ile Ape Timur ini dilaksanakan pada hari Rabu, 14 Oktober 2020. Kegiatan ini diikuti oleh 18 peserta. Kegiatan sosialisasi dibuka oleh kepala sekolah, Bapak Elias B. Making, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan terima kasih karena kami mau hadir dan berbagi bersama para guru untuk memanfaatkan Rumah Belajar, karena sekolah sendiri sudah mendapatkan bantuan Pusat Sumber Belajar (PSB) offline yang diterima dalam bentuk BOS Afirmasi, namun penggunaannya masih belum maksimal.

Selanjutnya, pada kegiatan berbagi inovasi oleh SRB, kami berbagi terkait inovasi pembelajaran memanfaatkan Portal Rumah Belajar. Setelah SRB berbagi inovasi, dilanjutkan dengan sesi diskusi. Di sini guru menunjukkan ketertarikan akan portal rumah belajar dan meminta bantuan untuk dapat membantu mendaftarkan akun rumah belajar. Selain itu, pihak sekolah juga mengharapkan agar kegiatan seperti ini tidak dilakukan hanya sekali saja, melainkan selanjutnya diharapkan ada tindak lanjut yang dilakukan di sekolah.

 2. Tatap Muka 2 “Berbagi Inovasi di SMP Negeri 1 Ile Ape”



Kegiatan tatap muka kedua dilakukan di SMP Negeri 1 Ile Ape, pada hari Jumad, 16 Oktober 2020. Kegiatan ini dilakukan berkolaborasi dengan Duta Rumah Belajar NTT Tahun 2017, Ibu Maria G. G. Watu Raka, S.Pd. dan Kepala Tekkomdik Dinas Pendidikan Provinsi NTT, Ibu Maria N. Sadipun, S.E., M.M.

Kegiatan yang diikuti oleh 20 peserta ini diawali dengan sambutan pembuka dari kepala sekolah, Bapak Andreas FX Lawe Odung, S.Pd. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk menggiatkan TIK dalam melakukan inovasi pembelajaran. Senada dengan hal tersebut, Ibu Maria N. Sadipun juga turut menyampaikan bahwa penting bagi siswa untuk belajar sesuai dengan masa sekarang. Diperlukan inovasi dalam pembelajaran menggunakan TIK sehingga diharapkan siswa menjadi lebih tertarik dan tujuan pembelajaran dapat tercapai. Selanjutanya, melalui tatap maya menggunakan zoom meetings, Ibu Gloria juga memberikan semangat kepada guru untuk melakukan pembelajaran bersama Rumah Belajar serta memberikan dukungan kepada SRB NTT Kabupaten Lembata.

Selanjutnya diikuti dengan sesi berbagi materi oleh SRB. Setelah pemaparan materi dari kedua SRB, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi. Adapun guru yang menyampaikan bahwa pernah melakukan pembelajaran dengan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) pada mata pelajaran IPS, dan melalui fitur yang ada pada Portal Rumah Belajar akan dapat sangat membantu guru dalam kegiatan pembelajaran. Pada umumnya, guru sangat antusias dan mau memanfaatkan portal rumah belajar dalam pembelajaran. Sehingga pihak sekolah mengharapkan kedepannya kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan.

 3. Tatap Muka 3 “Berbagi Inovasi di SMP Swasta Ampera”



Kegiatan tatap muka ketiga dilakukan di SMPS Ampera pada hari Jumad, 16 Oktober 2020. Kegiatan ini saya lakukan berkolaborasi dengan Duta Rumah Belajar NTT Tahun 2017, Ibu Maria G. G. Watu Raka, S.P.d dan Kepala Tekkomdik Dinas Pendidikan Provinsi NTT, Ibu Maria N. Sadipun, S.E., M.M.

Kegiatan yang diikuti 16 peserta ini diawali dengan pengantar dari kepala sekolah, Ibu Bibiana Perada Bali, S.Pd. yang merasa sangat bersyukur bahwa SRB bisa berkunjung ke sekolah dan memperkenalkan Rumah Belajar serta pemanfaatannya dalam pembelajaran. Setelah itu, dilanjutkan dengan penyampaian motivasi dari Ibu Maria N. Sadipun terkait pentingnya TIK dalam pembelajaran dan pemanfaatannya dengan menggunakan Portal Rumah Belajar. Selanjutnya, secara tatap maya menggunakan zoom meetings, Ibu Gloria juga menyampaikan dukungan dan memberikan semangat kepada SRB dan guru-guru di SMPS Ampera untuk dapat memanfaatkan portal rumah belajar dalam proses pembelajaran.

Selanjutnya diikuti dengan sesi penyampaian materi oleh SRB. Setelah itu, pada sesi diskusi dan sharing, para guru di SMPS Ampera menunjukkan ketertarikan terhadap portal rumah belajar dan meminta agar membantu dalam proses pendaftaran akun pada portal rumah belajar. Adapun harapan dari para guru bahwa kegiatan ini tidak berhenti di sini tetapi tetap dilanjutkan karena rumah belajar sangat bermanfaat bagi siswa.

4. Tatap Muka 4 “Berbagi Inovasi di SD Inpres Ohe”



Kegiatan tatap muka keempat ini dilaksanakan pada hari Senin, 19 Oktober 2020 di SD Inpres Ohe, tempat saya mengabdi. Pada dasarnya kegiatan sosialisasi di SD Inpres Ohe ini merupakan kegiatan yang saya rencanakan sejak awal karena saya ingin agar sekolah saya bisa menjadi penggerak dalam pemanfaatan Portal Rumah Belajar.

Kegiatan yang diikuti 11 peserta ini dibuka dengan sambutan dari kepala sekolah, Ibu Somi Mediatrix, S.Pd.SD. yang sangat mendukung pemanfaatan Portal Rumah Belajar dalam kegiatan pembelajaran. Pada pemaparan materi, saya berbagi dengan para guru tentang inovasi pembelajaran memanfaatkan portal rumah belajar di sekolah dasar. Selanjutnya diikuti dengan kegiatan diskusi dan sharing, di mana para guru merasa sangat antusias dan tertarik dengan Portal Rumah Belajar karena cocok bagi siswa sekolah dasar. Adapun kepala sekolah dan guru merencanakan agar kedepannya dilakukan kegiatan pendampingan terkait Portal Rumah Belajar oleh SRB yang juga dapat membantu para guru untuk menghasilkan media pembelajaran berbasis TIK yang dapat digunakan dalam pembelajaran.

Selain kegiatan tatap muka yang merupakan kegiatan utama saya dalam melakukan sosialisasi, saya juga ikut serta dalam melakukan sosialisasi pemanfaatan Portal Rumah Belajar secara tatap maya. Kegiatan ini dilakukan secara kolaborasi dengan SRB dari beragam provinsi dan SRB NTT dari kabupaten yang lain. Berikut adalah kegiatan tatap maya yang saya lakukan.

1. Kegiatan Tatap Maya 1 “SRB Berbagi Kolaborasi 4 Provinsi"

 

Kegiatan sosialisasi secara tatap maya ini dilakukan pada hari Kamis, 8 Oktober 2020 menggunakan zoom meetings. Kegiatan ini merupakan kolaborasi saya, SRB NTT bersama Ibu Surya Wati, S.Pd (SRB Bangka Belitung), Ibu Dwi Kurnianingsih S.Pd. (SRB D.I.Y), serta Ibu Theresia Sestiawati, S.Pd., dan Bapak I Komang Wiranto, S.Pd. (SRB Sulawesi Tengah). Kegiatan ini diikuti oleh 16 peserta dan dalam kegiatan ini, materi yang saya bagikan adalah mengenai Inovasi Pembeajaran memanfaatkan Portal Rumah Belajar Secara Offline.

2. Kegiatan Tatap Maya 2 “Kolaborasi SRB NTT Kab. Lembata dan Kab. Sikka”


Kegiatan ini dilakukan pada hari Selasa, 13 Oktober 2020. Saya bersama SRB Lembata, Bapak Emanuel begu, S.Pd.,Gr, melakukannya secara tatap maya, sementara Ibu Yudith Ventura Badhe Pandhe, S.Pd.,Gr. melakukannya secara tatap muka dengan pesertanya adalah guru dari SD Inpres Iligetang. Pada kegiatan ini, saya berbagi materi mengenai Inovasi Pembelajaran Memanfaatkan Portal Rumah Belajar di Sekolah Dasar dengan fitur yang digunakan adalah fitur sumber belajar dan fitur edugame.

Berdasarkan uraian di atas maka kegiatan sosialisasi inovasi pembelajaran memanfaatkan Portal Rumah Belajar telah sukses dilaksanakan dan mendapatkan respon yang sangat baik dari peserta kegiatan, dengan harapan kedepannya perlu dilakukan tindak lanjut agar Portal Rumah Belajar dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam pembelajaran.

Adapun informasi dan data terkait kegiatan sosialisasi berupa materi kegiatan, dokumentasi kegiatan, flyer dan publikasinya serta daftar hadir peserta dapat diakses pada link berikut ini.

Data Kegiatan Sosialisasi


Merdeka Belajarnya

Rumah Belajar Portalnya

Maju Indonesia


#PusdatinKemendikbud

#PembaTIK2020

#DutaRumahBelajar2020

#RumahBelajar2020

#BerbagiTIK